Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Bocah Perempuan di Makassar Ditangkap

Petugas kepolisian membawa pelaku inisial I (tengah) yang diduga melakukan rudupaksa serta pembunuhan terhadap korban anak perempuan berusia 12 tahun yang ditemukan tanpa busana dalam toilet rumah kosong saat oleh TKP di Jalan Sultan Abdullah II, Kecamat

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Bocah Perempuan di Makassar Ditangkap

Lukman Diah Sari • 27 May 2026 23:58

Makassar: Polrestabes Makassar membekuk pelaku pemerkosaan dan pembunuhan anak perempuan insial JN, 12, yakni I, 19. Jasad JN ditemukan di dalam toilet rumah kosong di Jalan Sultan Abdullah II, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Dari hasil penyelidikan awal, tim di lapangan berbicara dengan para saksi, melihat kondisi. Saat sedang olah tempat kejadian perkara (TKP), ada ribut-ribut di sana, ternyata pelaku berupaya mengalihkan perhatian," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana di Makassar, Rabu, 27 Mei 2026, melansir Antara.

Dia menerangkan pelaku sempat membuat keributan saat proses olah tempat kejadian perkara (TKP) saat jasad JN ditemukan. Menurut Arya, keributan itu merupakan modus pelaku I untuk mengalihkan perhatian tim Inafis dan Dokpol serta personel kepolisian dari Satreskrim Polsek Tallo dan Polrestabes agar segera meninggalkan lokasi.

Merespons insiden keributan itu, petugas mencurigai seorang lelaki berbaju merah yang terlihat mencurigakan, dan selanjutnya diamankan di lokasi kejadian. Belakangan baru diketahui, bahwa I yang melakukan keributan merupakan pelakunya.

"Itu dilakukan (ribut-ribut) supaya polisi cepat pergi dari situ mengurusi kegiatan lain, ternyata ini adalah pelakunya dengan inisial I usia 19 tahun, dia adalah pelakunya," jelas dia.

Saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya setelah diinterogasi secara mendalam. Pelaku tega memperkosa korban karena nafsu. 

"Berdasarkan keterangan dari pelaku, memang sudah memperhatikan korban sejak lama. Selain itu, dia juga pengguna narkotika dan sering nonton film porno di ponselnya. Itu awal yang memicu dia melihat anak umur 12 tahun ini," ujar Arya.

Ilustrasi pembunuhan. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa.

Modus yang dilakukan pelaku memanggil korban untuk dibelikan air mineral. Setelah korban membelikannya, kemudian disuruh membeli makanan. Setelah korban kembali membawakan makanan ke pelaku, lalu diseret masuk rumah kosong.

"Korban langsung dibekap mulutnya, setelah itu dibenturkan kepalanya, karena memang meronta. Kepala korban dibenturkan ke bawah (lantai) dan sangat tidak manusiawi," tutur Arya.

Tidak sampai di situ, perbuatan keji kembali dilancarkan pelaku. Setelah korban pingsan, ia kembali memperkosa korban. Sementara itu, perihal penyebab kematian korban masih menunggu hasil autosi resmi. 

Kronologis Penemuan Jenazah Korban 

Awal penemuan jenazah korban, saat salah seorang warga setempat bernama Mahyudin diberitahu orang yang hendak buang air kecil di rumah kosong tersebut menemukan kaki. Saat dicek, ternyata mayat seorang anak perempuan dengan kondisi telanjang dalam toilet, kepalanya di tutupi televisi tabung.

Saksi melaporkan ke personel polisi di pemukiman sekitar, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tallo. Setibanya di lokasi, personel lalu memasang garis polisi untuk pengamanan. Kemudian, jenazah korban dibawa ke RS Bayangkara untuk diotopsi.

(Lukman Diah Sari)