Rupiah Ditutup ke Level Rp17.903/USD

Ilustrasi rupiah. Foto: Dok. MI

Rupiah Ditutup ke Level Rp17.903/USD

Gervin Nathaniel Purba • 14 October 2026 16:16

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) tercatat turun pada penutupan perdagangan Rabu, 14 Oktober 2026. Mengutip data Bloomberg, rupiah bergerak turun tiga poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.903 per USD, dibandingkan dengan penutupan sore kemarin, pada level Rp17.900 per USD.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada penutupan hari ini menguat ke level Rp17.898 per USD dari penutupan sebelumnya Rp17.930 per USD. Sedangkan data dari Yahoo Finance mencatat mata uang Garuda menguat 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp17.895 per USD.

"Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup turun tiga poin. Sebelumnya sempat melemah 20 point pada level Rp17.903 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp17.900 per USD," kata Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi, dalam keterangan tertulis, Rabu, 14 Oktober 2026.

Di sisi lain, mata uang Garuda tercatat menguat jika dibandingkan pada perdagangan pagi tadi. Nilai tukar rupiah terhadap USD tercatat Rp17.912 per USD. 


Rupiah Dibuka ke Rp17.912/USD Rabu Pagi

Ilustrasi. Foto: Dok MI

   

Dipengaruhi serangan Houti


Menurut riset Ibrahim, pelemahan USD terhadap rupiah dipengaruhi oleh serangan kelompok Houti ke sebuah gedung administrasi milik perusahaan minyak negara Saudi Aramco di kota Dhahran. Kelompok tersebut telah meluncurkan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) ke arah Arab Saudi selama sepekan terakhir sebagai balasan atas dukungan kerajaan tersebut terhadap pasukan pemerintah Yaman.

Selain itu, Iran sedang menerapkan taktik baru untuk menargetkan kapal-kapal di Selat Hormuz guna menjaga harga minyak tetap tinggi dan memengaruhi pemilihan umum paruh waktu AS. 

Sementara di Rusia, pemerintah menyatakan mereka tidak melihat adanya kaitan langsung antara perundingan damai dengan Ukraina dan kesepakatan ekspor solar ke AS. Pernyataan tersebut muncul setelah Reuters melaporkan para utusan AS telah menyampaikan kepada pejabat Ukraina pada Jumat, kesepakatan itu merupakan bagian dari upaya untuk menarik kembali Rusia ke meja perundingan demi mencapai kesepakatan damai.

Ibrahim memprediksi mata uang Garuda bergerak fluktuatif untuk perdagangan besok. Rupiah diprediksi ditutup melemah pada level Rp17.900 per USD hingga Rp17.950 per USD.

"Sedangkan perdagangan dalam minggu ini pada rentang Rp17.780 hingga Rp18.060 per USD," ucap dia.

(Gervin Nathaniel Purba)