Harga Ikan di Ketapang Melonjak Akibat Kabut Asap

15 September 2026 16:27

Sejumlah harga komoditas di Pasar Tuan Tanah Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) mulai mengalami kenaikan akibat kabut asap. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah ikan.

Pedagang di Pasar Tuan Tanah Koyang menyebut harga ikan mengalami kenaikan hingga mencapai  Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Sementara harga normal berada di kisaran Rp50.000 per kilogram.

Kenaikan harga dipicu oleh aktivitas nelayan yang terganggu akibat kabut asap sehingga pasokan ikan ke pasar berkurang. 

Di sisi lain, meski harga komoditas mengalami kenaikan, para pedagang tidak punya pilihan lain selain tetap berjualan di tengah kondisi kabut asap.

"Ya, karena kalau saya tidak jualan, apa yang mau dimakan sehari-hari. Walaupun asap tebal seperti ini, saya tetap turun untuk memberikan nafkah anak istri saya dan menyekolahkan anak, supaya dia mudah-mudahan jadi anak yang pintar," ujar pedagang ikan di Pasar Ketapang, Bardi, dikutip dari tayangan Metro Siang pada Selasa, 15 September 2026.

Sementara itu, kenaikan harga juga mulai dirasakan oleh warga. Warga mengeluhkan kenaikan harga sejumlah komoditas, mulai dari ikan hingga sayuran. Warga juga mengaku mulai merasakan gangguan saat beraktivitas di luar rumah, seperti sesak napas dan tenggorokan terasa kering. 

"Kalau keluar rumah tuh kadang-kadang tuh terasa sesak, terus tenggorokan pun terasa kering. Di rumah pun anak-anak tuh batuk-batuk karena kan cuaca penuh sama kabut asap. Terus saya juga heran kapan berakhirnya kabut asap ini," ujar pembeli di Pasar Ketapang, Ruhada.

Ruhada juga berharap agar pemerintah secepatnya menangani kondisi kabut asap yang semakin parah di Ketapang. 

"Harapan saya ke depannya sama Pak Presiden, kalau bisa ya harus secepatnya lah ditangani kondisi kayak gini, enggak harus nunggu hujan. Secepatnya dikasih pertolongan, soalnya di Kalimantan Barat di Kabupaten Ketapang ni terlalu tebal, terlalu banyak titik api. Pokoknya yang paling kabut paling tebal tuh di sinilah," ujarnya. 

(Lutfia Azzahra)

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X