Pengrajin Tempe Jember Beralih ke Daun Pisang Demi Tekan Biaya Produksi

15 April 2026 15:43

Jember: Kenaikan harga plastik menuntut para pelaku usaha untuk mencari cara agar omzet mereka tidak turun. Para pengrajin tempe di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim) beralih menggunakan daun pisang yang dinilai lebih ekonomis sehingga mampu menghemat biaya produksi. Penggunaan daun pisang mampu menghemat biaya produksi hingga 50 persen.

Sebelumnya, mereka mengeluarkan sekitar Rp30 ribu untuk plastik dalam dua hari. Kini dengan beralih ke daun pisang, biaya tersebut turun menjadi sekitar Rp15 ribu untuk durasi pemakaian yang sama.
 

Baca Juga: Imbas Harga Kedelai Melonjak Tinggi, Ukuran Tempe Semakin Menciut

"Habisnya itu (plastik) dua hari Rp30 ribu, kalau daun ini Rp15 ribu itu jadi dua hari. Lebih hemat Rp15 ribu," ungkap Pengrajin Tempe, Rahmatullah, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 15 April 2026. 

Diketahui, harga plastik di wilayah tersebut naik dari Rp11 ribu menjadi Rp15 ribu per pak. Selain itu, beban pengrajin tempe juga bertambah akibat kenaikan harga kedelai impor yang kini mencapai Rp11 ribu per kilogram.

Sehingga penggunaan daun pisang menjadi alternatif yang ekonomis di tengah harga bahan pokok yang melonjak. Dengan kondisi ini, para pedagang daun pisang kini menjadi banjir pesanan. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)