Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Adyatma Damardjati.
11.261 Personel Gabungan Kawal Aksi Penyampaian Aspirasi di Depan Gedung DPR
Muhammad Adyatma Damardjati • 6 October 2026 09:27
Jakarta: Polda Metro Jaya mengerahkan 11.261 personel gabungan untuk mengawal aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta. Massa aksi yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) diperkirakan mencapai 6.000 peserta.
"Khusus untuk yang di area DPR/MPR dan sekitarnya ada 11.261 personel," ujar Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar usai apel persiapan pengamanan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.
Onkoseno menegaskan seluruh personel dilarang membawa senjata api, senjata tajam, maupun benda sejenis. Dia menekankan pola pengawalan mengedepankan langkah persuasif dan humanis.
Personel diarahkan mengikuti arahan dan SOP yang telah ditentukan. Petugas tidak boleh bertindak di luar perintah maupun kewenangannya.
"Personel mengikuti arahan dan SOP yang sudah ditentukan, serta tidak bertindak di luar perintah maupun kewenangannya," kata Onkoseno.
Meski mengedepankan pendekatan humanis, Onkoseno menyatakan tim penegakan hukum telah disiapkan. Menurut Onkoseno, pola pencegahan dan imbauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan.

Apel persiapan pengamanan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Adyatma Damardjati.
"Mulai dari pola-pola pencegahan, kemudian imbauan, maupun dari tim penegakan hukum juga sudah menyiapkan pola-pola yang diperlukan," kata Onkoseno.
Onkoseno mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan mengikuti arahan petugas. Dia menekankan bahwa Jakarta adalah rumah bersama yang harus dijaga.
"Kami mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasinya secara tertib, mengikuti arahan petugas, menjaga fasilitas umum, dan tidak mudah terprovokasi," kata Onkoseno.